Gejala influenza biasanya muncul secara mendadak, yaitu meliputi demam,
menggigil, sakit kepala, sakit pada otot-otot dan sendi-sendi (terutama pada
punggung dan pinggang), terasa lelah dan prostasi (kelemahan karen gangguan
syaraf), kurang nafsu makan, suara parau, batuk yang tidak produktif, sakit
tenggorokan dengan langit-langit di hulu tampak memerah, radang mata, keluar
ingus, dan kongesti hidung. Gejala-gejala tersebut berangsur-angsur berkurang
dan biasanya akan hilang sesudah 3-5 hari, namun batuk dan rasa lemah dan
keletihan tetap. Panas tubuh biasanya lebih tinggi pada anak-anak dibandingkan
pada orang dewasa.
Apabila panas demam bertahan lama atau suhu tubuh tetap di atas normal
lebih dari 3 hari, hal tersebut menunjukkan adanya komplikasi. Penyebab yang
paling umum adalah infeksi bakteria sekunder dari paru-paru yang menyebabkan
pneumonia, merupakan suatu komplikasi yang rawan pada mereka yang mempunyai
penyakit kronik dan pada usia lanjut. Influeza juga dapat memperburuk obstruksi
penyakit paru-paru kronis dan dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius.
Terapi obat tidak mempunyai khasiat langsung pada influenza, yang dapat
dilakukan adalah pengobatan pada gejalanya. Untuk pengobatan influenza tanpa
disertai komplikasi adalah banyak istirahat terutama selama dalam periode
demam, banyak minum cairan dan makan yang cukup, kompres dengan kantong es di
dahi untuk meringankan sakit kepala, untuk mengurangi panas demam serta sakit
kepala dan sakit otot dapat minum obat pereda demam dan obat analgetik (pereda
sakit), juga pemberian ekspektorans (peluruh dahak) untuk mengurangi batuk yang
tidak produktif.
Ada vaksin yang digunakan untuk melindungi terhadap jenis spesifik virus
influenza. Vaksinasi influenza tersebut direkomendasikan untuk orang tua yang
berumur lebih dari 60 tahun, dan yang mempunyai penyakit menahun/kronis seperti
asma, empisema, sakit jantung, diabetes mellitus, sakit ginjal, kanker atau
mendapat pengobatan yang menurunka sistem kekebalan tubuh.
Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi flu mempunyai
efek sebagai penurun panas (antipiretik), antiinfeksi, antibiotik, antitussif
(meredakan batuk), dan membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
Beberapa resep/ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi
flu/influenza, antara lain:
·
10 gram bawang putih +
10 gram jahe, diiris-iris atau dihaluskan, diseduh dengan 150 cc air mendidih,
dan ditutup selama 10 menit, disaring, airnya diminum hangat-hangat. Lakukan
2-3 kali sehari.
·
30 gram pegagan segar atau
15 gram kering + 25 gram kencur + 25 gram temulawak + 3 butir bawang merah +
gula aren, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya
diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 150 cc.
·
30 gram daun
semanggi/calincing segar + 20 gram daun sembung segar, direbus dengan 600 cc
air hingga tersisa 300 cc, disaring, ditambah 1 sendok makan air perasan jeruk
nipis, kemudian airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.
Catatan: untuk perebusan gunakan periuk tanah atau
panci enamel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar